Kansai International Airport & Seto Ohashi

Standard

 

Kansai International Airport (Kansai Kokusai Kūkō) adalah salah satu bandara internasional Jepang yang berada di Prefektur Osaka. Terletak di dalam pulau buatan di barat daya Osaka. Bandara ini dibuka untuk pertama kali pada 4 September 1994 dan tidak langsung digunakan untuk penerbangan internasional. Tapi hanya untuk penerbangan domestik saja.

 

 

Pembangunannya dimulai pada tahun 1987. Pondasi dinding lautnya selesai pada tahun 1989. dan pada tahun 1990, jembatan penghubung selesai dibuat. Dalam pembangunannya, dibutuhkan dana sekitar  $15.000.000.000 , 1 miliar pekerja, dan 10 miliar jam. Pulau buatan ini mempunyai panjang 4 km (2,5 mil) dan lebar 2,5 km (1,6 mil). Andai saja pembangunan Kansai airport dilakukan pada tahun 2011, maka biaya yang diperlukan bertambah sekitar 14% (ditambah dengan inflasi 14 tahun). Luas Kansai airport adalah 542 ha. Karena megastrukturnya yang luar biasa, pada 19 April 2001 Kansai Airport berhasil mendapatkan penghargaan dari American Society of Civil Engineers sebagai “Civil Engineering Monument of the Millennium”

Kansai International Airport terhubung dengan Sky Gate Bridge, sebuah rel atau jalan rel sepanjang 3 km yang menghubungkan bandara dan pulau utama yang terletak di kota Rinku. Dan untuk melewatinya, dapat juga dengan menggunakan West Japan Railway (JR West) and Nankai Electric Railway. Akses menuju bandara dan keluar dari bandara ini sangat mudah, praktis, dan bermacam-macam. Saat ini, Kansai International Airport adalah salah satu bandara tersibuk di dunia dengan waktu operasi selama 24 jam.

 

Berikut ini adalah beberapa fasilitas yang ada di Kansai Airport :

ž              Kanku Lounge, di lantai dua.Terbuka untuk semua pengunjung dasar ruang, menawarkan pijat, meja PC, warung mandi, ruang perempuan, ruang bermain anak-anak dan pusat bisnis. ¥ 300 untuk 30 menit pertama, kemudian ¥ 600/jam.

ž  Area keberangkatan internasional menawarkan koin-op kursi pijat “elektronik”, kursi pijat secara teratur seharga 500 yen per jam, kamar mandi dan lounge pribadi dengan tempat tidur seharga ¥ 1000 per jam.

ž  Ruang Anak-anak, juga di daerah keberangkatan internasional, memiliki fasilitas untuk anak-anak dari bayi sampai tujuh tahun, ditemani oleh orang tua atau wali. Ruang bermain, kamar bayi dan ruang keperawatan adalah gratis dan makanan bayi dan popok gratis yang ditawarkan.

ž  Ada rawat kamar di lantai kedua, ketiga dan keempat, di dalam toilet Perempuan, dan di dalam gerbang domestik dan internasional.

ž  Kawasan Aeon rinku shopping center toko souvenir.

 

Adanya fasilitas-fasilitas yang beraneka macam ini membuat kansai airport menjadi bandara yang nyaman bagi penumpang, pengunjung yg ada. Kansai airport bukan hanya sekedar bandara tempat penumpang berang dan penumpang tiba saja. Beberapa Hotel yang ada di Kansai Airport :

ž  Kansai Airport Washington Hotel, 1-7 Rinku-Orai-Kita, Izumisano, tel. 072-461-2222,. Lebih dari 500 kamar, tingkat rak untuk ¥, tunggal 9.500 diskon yang tersedia untuk pemesanan terlebih dahulu. 3 menit berjalan kaki dari Stasiun Kota Rinku, atau mengambil bus dari bandara.

ž  Ramada Kansai Airport, 3-3-34 Ichibanishi, Izumisano, tel :072-461-2222,. Lebih dari 500 kamar, rak tingkat ¥ 8.000, muka diskon pemesanan. 10 menit berjalan kaki dari Stasiun Kota Rinku, atau mengambil bus dari bandara.

ž  Ditambah Sun Hotel, 3-3-4 Minato, Izumisano, tel. 0120-48-2911, 072-461-2911. Tunggal ¥ 6.300 yen. Gratis antar jemput dari Stasiun Kota-Rinku, dan pengiriman gratis ke bandara.

ž  Hotel nikko, merupakan hotel resort setara bintag lima terbesar dengan pemandangan yang bagus.

 

 

The Great Seto Bridge (Seto Ohashi) adalah serangkaian jembatan dek ganda yang menghubungkan Okayama dan Prefektur Kagawa di Jepang melewati serangkaian lima pulau kecil di Laut Pedalaman Seto. Jembatan yang dibangun selama periode 1878 – 1988 ini adalah satu dari tiga rute Proyek Jembatan Honshu-Shikoku yang menghubungkan pulau Honshu dan Shikoku. Jembatan yang mempunyai panjang 13,1 km (8,1 mil) ini menempati peringkat pertama sebagai sistem jembatan dek ganda terpanjang di dunia. Dibandingkan dengan jembatan Suramadu di surabaya yang panjangnya sekitar 5,4 km, panjang seto ohasi sekitar 2x lipat lebih panjang.

Untuk meneberangi jembatan ini, membutuhkan waktu sekitar 20 menit dengan menggunakan mobil atau kereta api. Sebelum jembatan ini dibangun, butuh waktu 1 jam untuk bisa menyeberanginya dengan kapal feri.  Ada penghematan waktu untuk menyebrang dari pulau honshu ke shikoku dengan adanya jembatan ini. Perpindahan, transportasi menjadi lebih efisien.

Jembatan membawa dua jalur lalu lintas jalan raya di setiap arah (Seto-Chuo Expressway ) di dek atas dan satu rel kereta api di setiap arah (Seto Ohashi-Line) di dek bawah. Dek bawah dirancang untuk akomodasi tambahan jalur rel Shinkansen di setiap arah. Dibutuhkan waktu 10 tahun dan biaya sekitar 7 miliar dolar Amerika untuk menyelesaikan proyek jembatan ini. Diperlukan 3.646.000 kubik beton dan 705.000 ton baja dalam konstruksi pembangunan. Walaupun sudah menggunakan tali, jala dan metode keselamatan lainnya, namun tercatat sekitar 13 pekerja tewas 10 tahun pembangunan jembatan ini.  Jembatan ini dibuka untuk lalu lintas jalan dan kereta api pada 10 April 1988.

 

Nama Jembatan

ž  Shimotsui-Seto Bridge (下津井瀬戸大橋 Shimotsui Seto Ō-hashi)

ž  Hitsuishijima Bridge (櫃石島橋 Hitsuishijima-kyō) dan Iwakurojima Bridge (岩黒島橋 Iwakurojima-kyō)

ž  Yoshima Bridge (与島橋 Yoshima-kyō)

ž  Kita Bisan-Seto Bridge (北備讃瀬戸大橋 Kita Bisan Seto Ō-hashi) dan Minami Bisan-Seto Bridge (南備讃瀬戸大橋 Minami Bisan Seto Ō-hashi)

 

Sesi tanya jawab

  1. Sukma prayoga : “untuk melewati jembatan seto ohasi apakah perlu membayar?”

Iya, seto ohasi merupakan jalan ekspress. Ada biaya yg harus dibayar ketika melewati jalan itu

 

  1. Laili Sukmawati “Setelah adanya seto ohasi, apakah orang-orang tidak menggunakan jasa kapal feri lagi untuk menyebrang?”

Tidak, masih ada yang menyebrang menggukan kapal feri. Ada juga yang menybrang menggunakan kapal feri sebagai wisata. Ada beberapa promo wisata, yaitu menikmati pemandangan seto ohasi dan laut dari kapal feri. Selain itu preferensi beberapa orang juga berpikir bahwa mereka ingin menyebrang menggunakan kapal feri.

 

3. Dina Rachmawati “apakah struktur fondasi jembatan seto ohasi yang di darat sama dengan yang di laut?”

Tidak, ada beberapa perbedaan struktur fondasi untuk di darat dengan di laut. Misalnya fondasi di laut harus kedap air, dsb. Selain itu bahan material yang digunakan mungkin juga berbeda.

 

  1. Devi nindy “jika terjadi kecelakaan pada pengguna jalan ekspres seto ohasi, apakan ada pertanggungjawaban dari pemerintah setempat?”

Jemabtan seto ohasi pasti mendapat perawatan berkala. Maintenence sangat diperlukan, sehingga kerusakan-kerusakan kecil dapat diselesaikan secepatnya. Jika terjadi kecelakaan, pemerintah dan pengelola jalan ekspress seto ohasi pasti ikut memberi kontribusi perawatan, karena setiap pengguna jalan ekspres itu mendapat asuransi dari tiket yang mereka bayar, sama halnya dengan pengguna jalan tol di Indonesia.

Kansai International Airport+Seto ohasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s